tidak siap komitmen total jangka panjang
Jika begitu maka kesiapan menuntut komitmen total dalam jangka panjang padahal aku belum bisa begitu. Aku masih belajar berbuat kebaikan satu persatu sedikit demi sedikit tanpa disiplin. Apakah berarti sebenarnya aku tak siap untuk apapun?
jawab:
Tidak. Itu tidak berarti kamu “tidak siap untuk apa pun.”
Itu berarti kamu jujur pada kapasitasmu saat ini — dan itu justru tanda kematangan awal, bukan kegagalan.
Mari kita luruskan satu hal yang sangat penting:
Kesiapan tidak selalu berarti komitmen total sejak hari pertama.
1. Ada dua jenis kesiapan (dan sering tertukar)
🔴 Kesiapan struktural (jangka panjang)
Ini yang kamu maksud:
komitmen lama
disiplin stabil
konsistensi tinggi
daya tahan mental
Ini perlu waktu. Banyak orang tampak siap, tapi sebenarnya memaksakan diri dan akhirnya runtuh.
🟢 Kesiapan eksistensial (hari ini)
Ini yang sudah kamu miliki:
mau belajar
mau berbuat baik meski kecil
mau jujur pada keterbatasan
mau melangkah satu langkah tanpa jaminan
Ini bukan kesiapan kecil.
Ini fondasi semua kesiapan besar.
2. Komitmen total bukan titik awal, tapi hasil
Narasi umum membalik urutan:
“Siap dulu → disiplin → konsisten”
Padahal seringnya:
melangkah kecil → jatuh-bangun → mulai stabil → baru muncul komitmen panjang
Kalau kamu menuntut komitmen total sekarang, itu seperti:
menyuruh otot lemah mengangkat beban atlet
Bukan gagal — salah tahap.
3. Tentang “aku belum disiplin”
Ini penting:
Disiplin bukan syarat moral. Disiplin adalah keterampilan.
Dan keterampilan:
tidak dimiliki dulu, baru dipakai
tapi dipelajari sambil dipakai
Kalau kamu berkata:
“Aku masih belajar berbuat kebaikan satu per satu”
Itu bukan kekurangan.
Itu cara satu-satunya manusia sungguh belajar menjadi baik.
4. Jadi, siap untuk apa sebenarnya kamu saat ini?
Mungkin bukan siap untuk:
sumpah seumur hidup,
proyek besar bertahun-tahun,
tanggung jawab yang mengikat banyak orang.
Tapi kamu siap untuk:
memilih satu kebaikan kecil hari ini,
menepati satu janji kecil,
belajar dari satu kesalahan tanpa membenci diri sendiri,
tidak lari dari dirimu sendiri.
Itu bukan “tidak siap apa-apa”.
Itu siap untuk tahap awal kehidupan dewasa.
5. Rumusan kesiapan versimu (yang lebih akurat)
Bukan:
“Aku siap berkomitmen total.”
Melainkan:
“Aku siap belajar setia dalam hal kecil, sebelum dituntut setia dalam hal besar.”
Atau:
“Aku siap melangkah dengan kapasitas hari ini, tanpa berpura-pura sudah menjadi versi ideal.”
6. Bahaya jika kamu menyimpulkan “aku tak siap apa pun”
Kesimpulan itu tidak netral.
Ia bisa berubah jadi hukuman diri yang tidak adil.
Padahal yang sedang terjadi adalah:
kamu sedang bertumbuh,
bukan berhenti.
Penutup (jujur dan tenang)
Kesiapan tidak diukur dari besar janji,
tapi dari kesetiaan pada langkah yang mampu kamu jalani hari ini.
Kalau kamu mau, aku bisa:
membantu memetakan “tanggung jawab kecil yang layak kamu ambil sekarang”,
atau membantu membedakan mana panggilan hidup dan mana tuntutan prematur.
Kamu tidak kosong.
Kamu sedang di tahap fondasi — dan fondasi memang sunyi, lambat, dan sering disalahpahami.
0 komentar:
Posting Komentar