Februari 25, 2026 wahyu nurudin
Bagaimana cara menjaga kepercayaan diri sebuah masyarakat yang memilih hidup sederhana demi spiritualitas, kebaikan, makna dan keadilan saat mereka miskin sedangkan masyarakat lain yang modern, sekuler, humanistik kaya? Misalkan sebuah masyarakat memiliki pandangan hidup sederhana demi agama, kebaikan, keadilan, kesejahteraan dan sebagainya tapi akibatnya mereka jadi miskin. Ada masyarakat lain yang sekuler, modern, humanistik, materialistik dan kapitalistik. Mereka kaya, pamer dan hedonistik. Anggota keluarga, masyarakat dan pejabat masyarakat pertama jadi silau dan iri. Mereka ingin begitu juga. Mereka mengajak pemimpin dan warga jadi begitu juga. Bagaimana cara menanganinya?
jawab: