berkas-berkas untuk mempelajari hal-hal yang belum diketahui bersama artificial intelligence

BTemplates.com


Jumat, 07 Maret 2025

untuk bebas finansial apakah harus berbisnis sampai IPO?


 untuk mencapai kebebasan finansial apakah harus mendirikan bisnis/ perusahaan, kemudian membesarkannya hingga IPO di pasar saham hingga menghasilkan aset, hingga menghasilkan penghasilan pasif?

jawab:

Pertanyaanmu bagus banget, dan langsung nyambung ke inti dari konsep kebebasan finansial yang Grant Sabatier bahas di bukunya. Jawabannya: tidak harus. Membangun bisnis, membesarkannya sampai IPO (Initial Public Offering) di pasar saham, dan jadi kaya raya dari aset itu memang salah satu cara untuk mencapai kebebasan finansial—tapi itu bukan satu-satunya cara, dan bagi kebanyakan orang, itu juga bukan cara yang paling realistis atau praktis. Sabatier sendiri nggak ngelakuin itu untuk sampai ke titik kebebasan finansialnya. Mari kita breakdown berdasarkan bukunya dan logika umum:
Apa Kata Grant Sabatier?
Sabatier di Kebebasan Finansial lebih fokus pada pendekatan yang bisa diakses oleh orang biasa, bukan cuma wirausahawan ambisius yang punya mimpi IPO. Strateginya lebih sederhana dan fleksibel, dengan tiga pilar utama:
  1. Tingkatkan Pendapatan: Bisa lewat bisnis, tapi nggak wajib. Dia cerita gimana dia mulai dari side hustle (contohnya nulis freelance, bikin website, dll.) yang akhirnya jadi sumber pendapatan besar—tanpa harus jadi perusahaan raksasa.
  2. Kurangi Pengeluaran: Hemat di hal-hal besar (seperti rumah atau mobil), bukan cuma ngirit kecil-kecilan.
  3. Investasi Efisien: Taruh uang di tempat yang bisa tumbuh (seperti saham atau properti), tapi nggak harus jadi miliarder dari IPO.
Dia sendiri nggak membangun perusahaan yang IPO. Kekayaannya datang dari kombinasi pendapatan aktif (freelance dan konsultasi digital marketing), penghematan ketat, dan investasi di pasar saham saat pasar lagi murah (post-krisis 2008). Jadi, kebebasan finansial versi Sabatier lebih tentang membangun sistem pribadi, bukan perusahaan raksasa.
Haruskah Bangun Bisnis Besar dan IPO?
  • Nggak Wajib: Bisnis besar yang IPO itu cuma salah satu dari banyak jalur. Kebebasan finansial intinya adalah punya cukup uang (atau pendapatan pasif) untuk nutupin gaya hidupmu tanpa kerja aktif. Bisa dicapai tanpa bisnis sama sekali—misalnya lewat gaji tinggi yang diinvestasikan dengan cerdas.
  • Bisnis Kecil Juga Cukup: Kalau kamu mau bisnis, nggak harus jadi unicorn (startup bernilai miliaran). Bisnis kecil yang stabil—like jualan online, jasa konsultasi, atau properti sewaan—bisa kasih pendapatan pasif yang cukup.
  • IPO Itu Ekstrem: IPO biasanya buat orang yang pengen skala besar dan punya ambisi beda. Itu butuh modal, tim, dan risiko tinggi—nggak cocok buat semua orang. Sabatier bilang kebanyakan orang cuma butuh "cukup" untuk hidup sesuai keinginan, bukan triliunan.
Cara Lain ke Kebebasan Finansial
Berdasarkan buku Sabatier dan prinsip umum (misalnya gerakan FIRE—Financial Independence, Retire Early), ada alternatif yang lebih sederhana:
  1. Kerja Gaji + Investasi: Simpen sebagian besar gaji, investasikan di saham, obligasi, atau reksadana indeks (yang murah dan stabil), dan biarkan bunga majemuk kerja. Sabatier bilang ini cara paling gampang buat kebanyakan orang.
  2. Side Hustle ke Pendapatan Pasif: Mulai dari kerja sampingan (misalnya desain grafis, ngajar online), terus kembangkan jadi sesuatu yang otomatis (seperti kursus digital atau produk yang dijual berulang).
  3. Aset Sederhana: Beli properti untuk disewakan, atau taruh uang di instrumen yang kasih dividen. Nggak perlu gede, asal cukup nutupin hidupmu.
  4. Hidup Minimalis: Kalau pengeluaranmu kecil, jumlah uang yang kamu butuhin untuk "bebas" juga kecil. Ini poin besar Sabatier—dia bilang kebebasan finansial lebih cepet dicapai kalau kamu nggak boros.
Contoh Perhitungan Simpel
Misalnya kamu butuh Rp 20 juta/bulan buat hidup (Rp 240 juta/tahun). Pakai aturan 4% (standar FIRE), kamu perlu aset sekitar Rp 6 miliar yang diinvestasikan supaya bisa tarik Rp 240 juta setahun tanpa habisin pokoknya. Rp 6 miliar itu besar, tapi nggak perlu IPO untuk sampai sana—bisa dari gaji, tabungan, dan investasi selama 10-15 tahun kalau konsisten.
Pendapatku
Menurutku, mendirikan bisnis besar dan IPO itu kayak lari marathon dengan rintangan ekstra—keren kalau berhasil, tapi nggak semua orang punya tenaga atau minat buat itu. Sabatier nunjukin bahwa kebebasan finansial lebih tentang efisiensi dan strategi pribadi, bukan skala raksasa. Aku setuju sama dia: fokusnya harus pada apa yang bisa kamu kontrol—pendapatanmu, pengeluaranmu, dan ke mana uangmu pergi.
Kalau kamu nggak suka ide bisnis besar, kamu bisa mulai kecil: cari cara tambah penghasilan (meski cuma Rp 1-2 juta sebulan), simpen separuhnya, dan investasikan. Lama-lama, itu bakal tumbuh. Yang penting, sesuaikan sama gaya hidup dan tujuanmu sendiri—nggak usah ikut-ikutan definisi sukses orang lain.
Gimana menurutmu? Apa kamu lebih condong ke bisnis atau strategi investasi biasa? Atau mungkin punya ide lain buat kebebasan finansial?

0 komentar:

Posting Komentar