apakah sebaiknya keluar saja
aku bekerja di toko laptop dan bengkel. pemiliknya adalah temanku. dia menawariku bekerja di sana. dia mengatakan akan mengajariku servis laptop dan editing video untuk promosi di medsos. tapi kenyataannya aku lebih sering di bengkel mengurusi mobil. dia tak pernah mengajariku servis laptop dan editing video. awalnya dia menyuruhku masuk pagi sampai sore, tapi kemudian menyuruhku menginap di sana. katanya piket jaga toko. akibatnya aku jadi tidak bisa masuk pagi. dia menyuruhku masuk sore. kemudian masuk siang, kemudian pagi. jadwalnya juga berubah-ubah. kemudian dia selalu terlambat membayar gajiku. sampai seminggu lebih. aku jadi tak betah bekerja di sana. apakah sebaiknya aku keluar dari sana? tempat kerjaku itu lebih dekat rumah, ada wifi gratis dan teduh. jadi tidak kehujanan dan kepanasan. tapi orangnya yang begitu membuatku tak betah dengannya.
jawab:
Situasi yang kamu alami memang cukup rumit dan membuat tidak nyaman. Mari kita bahas satu per satu poin yang menjadi kekhawatiranmu:
- Janji yang tak ditepati: Awalnya kamu tertarik dengan tawaran belajar servis laptop dan editing video, namun kenyataannya kamu lebih banyak mengerjakan tugas yang berbeda. Ini adalah bentuk ketidaksesuaian antara harapan dan kenyataan.
- Jadwal kerja yang tidak jelas: Perubahan jadwal kerja yang sering dan tiba-tiba membuatmu merasa tidak memiliki kepastian dan sulit untuk mengatur waktu pribadi.
- Gaji yang terlambat: Masalah gaji yang tidak dibayarkan tepat waktu adalah pelanggaran hak sebagai pekerja. Ini menunjukkan kurangnya profesionalisme dari pemilik toko.
- Lingkungan kerja yang tidak nyaman: Meskipun tempat kerja dekat rumah dan nyaman, namun perlakuan dari pemilik toko yang tidak sesuai dengan kesepakatan awal membuatmu merasa tidak betah.
Melihat dari berbagai faktor di atas, ada beberapa hal yang perlu kamu pertimbangkan sebelum memutuskan untuk keluar:
- Bicarakan dengan pemilik toko: Cobalah untuk berkomunikasi secara terbuka dengan pemilik toko tentang perasaan dan kekhawatiranmu. Jelaskan bahwa kamu merasa tidak nyaman dengan situasi saat ini dan ingin ada kejelasan mengenai tugas dan jadwal kerjamu.
- Cari tahu alasannya: Tanyakan kepada pemilik toko alasan di balik perubahan tugas dan jadwal kerjamu. Mungkin ada alasan tertentu yang belum kamu ketahui.
- Tentukan prioritasmu: Apakah kamu lebih memprioritaskan kenyamanan tempat kerja atau kesempatan untuk belajar hal baru? Jika kamu lebih tertarik untuk mengembangkan skill di bidang servis laptop dan editing video, mungkin kamu bisa mencari alternatif lain.
- Pertimbangkan opsi lain: Jika setelah berbicara dengan pemilik toko situasi tidak membaik, kamu bisa mulai mencari pekerjaan lain yang lebih sesuai dengan harapanmu.
Beberapa hal yang perlu kamu persiapkan jika memutuskan untuk keluar:
- Cari informasi tentang hak-hak pekerja: Pelajari tentang hak-hakmu sebagai pekerja, termasuk hak untuk mendapatkan gaji tepat waktu dan bekerja dalam lingkungan yang aman dan sehat.
- Simpan bukti: Simpan semua bukti yang berkaitan dengan pekerjaanmu, seperti surat perjanjian kerja, slip gaji, dan pesan-pesan yang relevan.
- Buat surat pengunduran diri: Jika memutuskan untuk mengundurkan diri, buat surat pengunduran diri secara formal dan sampaikan kepada pemilik toko.
Ingat, kamu berhak mendapatkan pekerjaan yang baik dan lingkungan kerja yang nyaman. Jangan ragu untuk mengambil keputusan yang terbaik untuk dirimu sendiri.
Apakah kamu ingin mendiskusikan lebih lanjut tentang langkah-langkah yang bisa kamu ambil selanjutnya?
Saya bisa bantu memberikan saran yang lebih spesifik jika kamu memberikan informasi tambahan, seperti:
- Sudah berapa lama kamu bekerja di sana?
- Apakah ada perjanjian kerja tertulis?
- Apakah kamu memiliki keterampilan lain selain yang berkaitan dengan servis mobil?
- Apa yang menjadi tujuan karirmu ke depannya?
Dengan informasi yang lebih lengkap, saya dapat memberikan rekomendasi yang lebih tepat.
0 komentar:
Posting Komentar